"Berdasarkan tingkat pendidikannya, dari
8,14 juta pengangguran terbuka, 20 persen berpendidikan SD, 22,6 persen tamatan
SMP, 40,07 persen tamatan SLTA, 4 persen tamatan diploma, sedangkan 5,7 persen
tamatan sarjana," ujarnya. Suryo
mengatakan para pengangguran yang mencapai 9 juta orang itu jika tidak mendapat
kesempatan kerja, jangan harap upaya untuk memakmurkan rakyat akan tercapai. "Tapi, untuk penambahan
tenaga kerja dalam jumlah besar di Indonesia , membutuhkan pertumbuhan
ekonomi hingga 8 persen per tahun," tandasnya.
(JMart/ant)
Cara ubah desil DTSEN di aplikasi Cek Bansos 2026, simak syarat dan
langkah-langkahnya
-
Masyarakat yang merasa data tingkat kesejahteraannya tidak sesuai dalam
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ...
1 jam yang lalu


























0 komentar:
Posting Komentar