Jumat, 11 Mei 2012

Figur Jeffrey Kurir Angelina Sondakh



 

HukumHAM Jakarta - Untuk mengusut aliran uang ke Angelina Sondakh, penyidik KPK memburu sosok bernama Jeffrey. Konon, sosok ini begitu penting dan memegang peran kunci dalam penerimaan uang Angie, khususnya yang berjenis cash.
KPK saat ini tengah menyusun kronologi penerimaan uang dari Grup Permai, konsorsium perusahaan milik Nazaruddin, dan juga dari pihak lain. Bukti-bukti material mengenai suap/gratifikasi ke Angie itu telah dipegang KPK.
Mayoritas berupa slip tanda penerimaan. Ada juga bukti transfer ke rekening milik sekretaris Angie. Berapa besar nilai suap itu masih simpang siur. Belum ada penjelasan resmi dari KPK mengenai jumlah uang tersebut.
Kronologi penerimaan uang disusun berdasarkan percakapan blackberry mesengger antara Angie dan Mindo Rosalina Manulang. Selain itu, ada juga keterangan Yulianis yang digunakan untuk melengkapi kronologi.
Akan tetapi KPK merasa kronologi itu belum cukup. Lembaga antikorupsi ini masih memerlukan keterangan orang, suruhan Angie yang menerima paket uang dari Grup Permai.
Orang itu bernama Jeffrey. Di persidangan M Nazaruddin terungkap, Yulianis menyebut Angie pernah meminta uang Rp 5 miliar.
Mantan kasir dari perusahaan-perusahaan Nazaruddin ini pernah ditelepon, Jeffrey, tentang penerimaan uang Rp 2 miliar dan Rp 3 miliar.
"Saya pernah ditelepon oleh Jeffrey. Kata Ibu Rosa, itu staf Ibu Angie, untuk penerimaan uang Rp 2 dan Rp 3 miliar. Saya bilang ke Ibu Rosa waktu itu soal permintaan ini. Beliau (Rosa) setuju, baru uang itu bisa keluar," kata Yulianis saat bersaksi di sidang Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012). silam.
Yulianis mengatakan biasanya yang bertugas mengantar uang ke Senayan yakni stafnya, Dadang Bari, dan sopirnya, Lutfi.
Salah seorang komisioner KPK membenarkan pihaknya memang tengah mencari sosok Jeffrey. "Dia salah satu yang paling kami cari," ujar sang komisioner tanpa mau memperinci lebih detil profil sosok Jeffrey tersebut.
Nah, pada Senin kemarin, KPK memanggil saksi bernama Jeffrey Manuel Rawis sebagai saksi Angie. Kepada penyidik dia mengaku kenal Angie, begitu juga sebaliknya Angie kenal dengan Jeffrey.
Melihat profil Jeffrey Manuel Rawis, wartawan LKBN Antara ini sepintas cukup jauh untuk disebut sebagai 'kurir Angie'. Jeffrey Manuel Rawis sebelumnya memang pernah lama mondar-mandir di gedung anggota dewan, mengingat dia pernah bertugas liputan di sana sejak 2006.
Jeffrey Manuel Rawis sendiri membantah dirinya adalah sosok Jeffrey yang terungkap di persidangan. Bahkan dia menyebut KPK salah melakukan pemanggilan. Jeffrey sendiri mengakui penyidik sempat menanyainya mengenai seputar penerimaan uang.
Akan tetapi pihak KPK membantah telah salah dalam melakukan pemanggilan. KPK tidak memanggil Jeffrey berdasarkan keterangan di persidangan.
"KPK tidak salah memanggil yang bersangkutan," ujar juru bicara KPK, Johan Budi, kepada wartawan, Kamis (10/5/2012).
Johan memastikan, pihaknya memang memanggil Jeffrey untuk menjadi saksi dalam kasus suap tersebut. Johan pun bingung latar belakang Jeffrey mengatakan KPK telah salah memanggil.
"Dari mana dia simpulkan salah panggil?" jelas Johan lagi.
Benarkah sosok Jeffrey merupakan Jeffrey? Persidangan Angie akan mengungkap semuanya.  *** JMart
***

0 komentar:

REDAKSIONAL